Minggu, 08 Februari 2015



Tittle : To my mother
Author : Denada nilasari
Genre : Family,sad,angst
Cast : Suho and mother
Words : 741
Happy reading

            “ suho jangang sayang eomma sudah tidak punya uang lagi “ eomma suho menangis menangisi sikap suho anaknya yang sekarang sikapnya sudah berubah semenjak appanya meninggal dunia sebulan yang lalu
Eomma suho memegang lengan suho agar berhenti
            “ lepaskan “ suho menendang kasar tangan eommanya
“ ya tuhan “ batin eommanya
Suho terus saja berjalan tidak menghiraukan eommanya yang terus memintanya untuk berhenti dan mengembalikan uang yang suho ambil, iya. Suho mengambil tabungan eommanya untuk membeli narkoba yang sudah menjadi candu baginya eomma suho tidak menyerah dia terus memgang lengan suho agar berhenti suho yang muak menendang kasar tangan eommanya lagi dan berteriak
            “ lepaskan wanita tua! “ maki suho lalu ia membuang sembarangan tas gendongnya eommanya memungut kembali tas suho dan mengikuti suho walaupun eommanya tidak tau suho pergi kemana
            Suho berjalan kegang yang sempit tempat perkumpulan dia dan teman-temannya
“ hei bro “
Suho tersenyum nakal
            “ kau bawa ?” tanya suho 
“ bawa kau mau berapa ?” tanyannya
            “ dua bungkus “ kata suho merogoh saku celananya untuk mengambil uang yang ia ambil dari tas ibunya
“ wes banyak uang nih “
            “ ini terimakasih “ kata suho lalu pergi membawa bungkusan (?)
Ditengah perjalanan suho dicegat oleh chanyeol cs sebab kemarin suho membajak salah satu dari chanyeol cs
            “ hah itu dia orangnya yeol “ tunjuk sehun selaku korban pembajakan
“ dia orangnya heh “ kata chanyeol meremehkan suho
            “ mau apa kalian ?” tanya suho
“ tentu saja ingin membalas dendam kaukan yang membajak teman kita ngaku saja atau kuhajar kau !” kata kyungsoo
            “ hah orang pendek seperti kau ingin menghajarku apa aku tidak salah dengar “
Chanyeol cs membulatkan matanya  tak percaya suho berani mengatakan itu didepan chanyeol cs
            “ kau tidak apa-apanya dengan anjing menggong-gonggong “ remeh suho
“ sudahlah aku tidak punya waktu dengan kalian “ lanjut suho
            “ berengsek! Hei kau !” teriak chanyeol
“ hajar saja dia yeol “ bisik kai
            Chanyeol tersenyum sinis
“ hajar dia “ titah chanyeol
Suho membulatkan matanya bayangin saja 4 lawan 1 yang ada suho babak belur nantinya
            “ pengecut “ gumam suho ancang-ancang suho berkuda-kuda tapi setelah itu suho lari kencang membuat chanyeol cs terkejut dengan kaurnya itu
            “ berengsek ayo kejar dia “ titah chanyeol
Suho berlari sangat kencang walaupun itu digang yang kecil dia terus berlari tanpa melihat-lihat chanyeol cs yang kewalahan mengejar suho melepaskan suho mungkin pikirannya masih ada hari esok
            “ stop !” kata chanyeo
“ kenapa ?” kaget kai
            “ biarkan saja dia masih ada hari esok dan lihat ini ? “ kata chanyeol menganggetkan mereka semua
“ wah kau dapat darimana ?”
“ tadi siberengsek itu tidak sengaja menjatohkannya jadi aku pungut dan  kita juga bisa puas menghajarnya dengan membawa teman-teman kita yang lain ayolah cabut “
Chanyeol cs meninggalkan suho yang sudah lari jauh
            “ untung dia tidak mengejarku “ kata suho lalu dia merogoh saku celananya untuk mengambil bungkusannya itu
 “ dimana itu ?” tanya suho mengecek semua sakunya
            “ anjir dia mengambil bungkusanku “
Suho tidak bisa berbuat apa-apa lagi dia berjalan gontai pulang kerumahnya suho sampai didepan rumahnya ingin sekali dia mengetok pintu ini tapi dia malu bertemu dengan eommanya tidak ada pilihan lain suho berjalan meninggalkan rumahnya
Diperjalanan suho dan eommanya berada diarah berlawanan suho menatap eommanya dan begitpun sebaliknya eommanya menatap suho
            “ eomma “ lirih suho
“ suho “ lirih eommanya
Suho memeluk erat tubuh eommanya dan berulang kali mengucapkan kata maaf dan begitu juga eommanya membalasnya tidak apa-apa
            “ maafkan aku eomma “
“ tidak apa-ap sayang “
            “ maaf “
“ tidak apa-apa “
            “ maaf maafkan aku “
“ tidak apa-apa “
Seterusnya begitu sampai eomma melepaskan pelukan suho
            “ kau tetaplah anak eomma jadi eomma akan terus memaafkanmu arra ?”
Suho mengangguk tersenyum senang disana
Suho dan eommanya pulang dengan merangkul pundak eommanya
            “ eomma “
“ iya “
            “ eomma “
“ iya “
            “ aku akan terus disamping eomma walalupun aku sudah memliki istri nanti “
“ tidak boleh kau harus bersama istrimu bukan dengan eomma “
            “ aish eomma “ rengek suho
Suho dan eommanya tersenyum bersama tertawa bersama menangis bersama sampai ajal menjemput eomma suho disurga dan suho akan tetap tersenyum bersama tertawa bersama menangis bersama dengan istrinya
Sejahat-jahatnya anak pasti ibu akan selalu memaafkan anaknya walaupun sakit dihati

FIN~


Tittle : story with friendship
Author : me
Genre : romance, and tentuin sendiri
Lenght : oneshoot
Baca wajib coment like wajib baca ok !!
Happy reading ~

Hari ini aku dan sahabatku sehun akan pergi jalan entah itu kemana semua sudah diatur oleh sehun aku hanya menurutinya saja karena dia sahabat baikku dan tidak mungkin aku menolaknya iya kan ?
            “ sehun-ah kita akan kemana ?” tanya hyera
“ ikuti saja ok “ setiap hyera bertanya sehun pasti menjawabnya dengan ikuti saja huh jawaban macam apa itu ?
Hyera berjalan berdampingan dengan sehun tidak sengaja ada seseorang menyenggol lengan hyera sampai hyera terjatuh dipelukkan sehun
Sehun pov
aku memang sengaja tidak memberitahukan hyera akan pergi kemana karena aku ingin memberi kejutan untuk sahabatku itu
tanpa sengaja ada seseorang yang menbrak lengan hyera dan hyera terjatuh dipelukanku aku terkejut tapi aku berusaha menyeimbangi tubuh hyera agar dia tidak terjatuh
aku menatap hyera begitu juga denga hyera yang menatap manik mataku rasanya aku ingin jatuh jika seperti ini, jujur soh aku menyukai ani mencintai hyera dari pertama kita resmi menjadi sahabta sekitar 5 tahun yang lalu dan itu aku sudah menyukai hyera lebih dari sahabat
            “ maaf “ katanya bangkit dari tubuhku
“ tidak apa, apa kamu baik-baik saja ? sialan tuh orang ”
Hyera menganggukkan kepalanya
            “ tidak apa-apa mungkin dia buru-buru “
Aku tersenyum mendengar ucapannya yang terdengar lembut
Sesampainya dibioskop yah aku mengajaknya kebioskop karena ada film horor yang baru hyera dia selalu memberontak untuk tidak membeli tiket untuk nonton tapi aku suka film itu jadi apa day hyera hanya bisa menurut saja walaupun dia sangat ketakutan lihat saja hyera memegang tangan kekar sehun denga erat
            “ tenang ada aku disini “ kataku lembut dia mendongakkan kepalanya keatas menatapku
Lalu dia menggelengkan kepalanya dan cemberut aku tertawa kecil lalu membawanya kedalam padahal dia sudah memberontak sebisa mungkin tapi tetap saja aku tarik sayang tiket yang sudah kubeli mubazirkan ? memang apa yang ditakutkan olehnya sih pikirku mereka itu bukan hantu hanya manusia tapi dimake over semirip mungkin dengan hantu memang aneh-aneh saja manusia ini semakin bertambah tahun semakin meningkat kepandaiannya
Aku memilih duduk di kursi nomor 5 sebelah kanan agar lebih nyaman dan saatnya lampu disana seketika mati dan berpaspasan dengan suara backsound yang nyaring hyera langsung memeluk erat lenganku padahal film belum diputar tapi dia sudah ketakutan begini bagaimana jika sudah hantunya keluar dipeluk kali ya aku hehehe
            “ sehun aku takut “ gumam hyera
“ tenang kan ada aku jadi jangan takut ok “ bisikku tepat ditelinganya diapun mengangguk semua yang dikatakan aku hyera pasti akan menurutinya entah apa yang hyera bisa taklut begitu padaku
            ‘brang AAAAAA !’ backsound yang begitu keras menyeruak kedalam indera pendengaran hyera spontan hyera langsung memelukku aku tersenyum manis disana tanpa diketahui hyera
            “ AAAAAAAAAA !” semua penonton disana berteriak ketakutan karena seramnya hantu itu, aku pastinya aku terkejut tapi tidak berteriak seperti itu
Seingatku film ini berating Ncnya tapi bukankah umurku dan umur hyera sudah terbilang dewasa ayolah umurku sudah 22 tahun dan hyera 21 tahun jadi apa salahnya jika kita menonton iya kan ?
Mulailah adegan bed scenenya kuyakin hyera tidak menonton adegan tersebut dia terus saja bersembunyi dilenganku membuatku tidak fokus kefilm dan malah menatap rambut panjang hyera yang lebih menarik dari pada film itu
            “ sehun kenapa suaranya aneh sekali ?” tanya hyera dengan berbisik
Aku gelagapan mendnegar pertanyaannya aku harus jawab apa jika begini
            “ oh itu hantunya sedang gergaji kepala orang itu makanya suaranya aneh seperti itu ih jijik deh liatnya “ bohongku aku tidak mau hyera melihat adegan seperti itu dia masih polos walaupun umurnya yang agak terbilang sudah dewasa tapi bagiku dia sama saja dengan anak usia 6 tahunan
            “ oh geurae “ katanya lalu kembali bersembunyi dilenganku oh betapa imutnya dia
Hyera pov~
Aku mendengar suara aneh tapi kata sehun itu suara hantu yang sedang menggergaji kepala orang ih jijik sekali mending aku bersembunyi aja dilengan sehun walaupun disini sangat pengap huh jika film yang berbau comedy aku akan suka jika film nya begini aku tidak akan sudi menontonnya ini semua demi sehun saja kalau tidak aku mana mau
            Akhirnya menunggu selama 2 jam film laknat itupun usai aku dan sehun pergi kesuatu tempat lagi yang sudah dipersiapkan oleh sehun aku tidak tau tempat apa itu karena sehun tidak mau menjawabnya tapi aku yaki sehun tidak akan berbuat macam-macam padaku karena dia sahabatku
            “ sehun-ah kita kemana lagi eoh ?” tanyaku mulai pegal dibagian kakiku
“ yang sabar ya sebentar lagi sampai “ katanya aku hanya menurutinya saja jika yang dikatakan sehun aku pasti akan menganggapnya itu benar karena dia tidak pernah berbohong padaku
Aku dan sehun berjalan kaki motor gede sehun ditnggal ditaman dekat bioskop tadi aku bingung kenapa sehun mengjakku keatap gedung tidak mungkin dia berbuat macam-macam aku tau betul sifat sehun
            “ sehun-ah kenpa kita kesini “
“ ikuti saja hem ini kejutan untukmu “ katanya memamerkan deretan giginya
            “ hari ini bukan hari ulang tahunku “ sanggahku
Tapi sehun tidak mengubris perkataanku dia hanya tersenyum dan terus memegang tanganku lembut tanpa ada kata kasar
Sampailah kami dipintu atap gedung sebelumnya sehun memakaikan penutup mata dimataku aku hanya menurutinya saja tapi aku bingung
            “ jangan banyak tanya ne ? ikuti saja kataku ?”
“ iya sehun cepatin ini pengap “
Sehun terkekeh ringan lalu diarahkannya tubuhku agar tidak bertabrakan dengan benda-benda disana
            “ saat aku ucapkan 1 2 3 aku akan membukakan penutup mata ini kau siap “
“ siap !!” kataku penuh semangat
            “ 1..2......3 “ sehun membukakan penutup mata ini tapi aku tetap menutup mataku takut kejutan apa yang diberikan seorang oh sehun perlahan kubukakan mataku menatap wajah sehun tapi sehun hanya tersenyum lalu memalingkan wajahnya kearah langit malam
Aku ikuti saja arah wajahnya dan menatap takjub kembang api yang secara berurutan meledak dilangit yang penuh akan bintang aku harap salah satu bintang disana terjatuh dan aku akan meminta satu permintaan
            “ se  sehun “
Sehun melihat wajahku dari samping seraya tersenyum hangat
            “ se  sehun “ aku tidak sanggup berkata apa-apa dan langsung memeluk erat sehun
“ gomawo sehun gomawo “ kataku
            “ iya “
Aku terus berkata gomawo sedangkan sehun menjawabnya dengan iya sekarang aku tau perasaan ini aku tau bahwa aku menyukai sehun iya aku menyukai sehun plus mencintainya !!!
Aku melepaskan pelukanku
            “ hyera-ah “ panggil sehun aku tersenyum manis sangat manis sekarang
“ wae ?”
            “ aku aku menyukaimu ani aku mencintaimu sangat kumohon jadilah kekasihku ?”
Mwo sehun ingin menjadikanku kekasihnya apa aku mimpi baru saja aku menyadari jika aku menyukai sehun eh maksudnya mencintainya tapi dia lebih dulu menyatakannya gentle man banget
            “ tidak “ jawabku
“ tidak untuk menolak seorang oh sehun “ lanjutku
Sehun tersenyum penuh arti dan ia memelukku sangat erat hingga aku kesesakkan
            “ sehun ini terlalu erat “
“ wae ? aku suka itu “
“ terserahmu sajalah “ lalu kembali sehun memeluk tubuh hyera tapi tidak seerat tadi

FIND
Gimana ffnya pasti jelek ? sangat membosankan terus absurd banget ya bahasanya ? tapi jangan lupa untuk RCL nya itu sangat membantu untuk aku ok sampai sini saja sekian terima kai ^_^                                                                                                          

Jumat, 06 Februari 2015



Titlle    : nothing credible
Author : me
Genre  : romance,school life
Cast     : jeon jungkook (bts)
             lee nada (oc/you)
rating  : 14+
lenght : oneshoot


summary ~ tidak dapat dipercaya usiaku yang genap 14 tahun berpacaran dengan usia 17 tahun tapi dengan adanya cinta akan menyenangkan kan?


Nada menghela nafasnya entah sudah berapa kali dia menghela nafas
  '' lenturkan tanganmu '' ucap nada 
yang diperintah segera memenuhi permintaanya
  '' yap bagus '' ucap nada
'' ok kita ulang ya sekali lagi '' kata nada
semua mengagguk tanda mengerti
selesai menari kami sempat berunding karena ujian semester yang sebentar lagi akan semakin dekat
   '' hari ini adalah latihan yang terakhir jadi kalian harus lebih serius 2 minggu lagi kita akan ujian semester dan itupula kita tidak latihan lagi setuju '' kata siketua lee hara 
  '' aku setuju '' kata nada
'' bagaimana ?'' tanya hara
semua mengangguk setuju dan kami sepakat untuk latihan lagi

seusai latihan nada mengambil handphonenya yang berada didalam tasnya untuk menghubungi ayahnya
  '' yeobseo~ ayah bisakah jemput aku '' kata nada seraya berjalan kegerbang sekolahnya
  '' ayah berada dikantor sekarang tapi tunggu sebentar ayah akan menyuruh seseorang '' kata ayah nada diseberang sana
  '' iya jangan lama '' kata nada
lalu nada berjalan kearah pos untuk menunggu jemputannya sesekali ia bersenandung lagu dan sesekali juga dia menggerakkan kakinya
oh~iya mari perkenalkan namaku lee nada aku adalah siswa junior high school aku masih SMP usiaku genap 14 tahun aku tinggal bersama ayahku karena ibuku sudah meninggal tapi aku selalu tegar dalam menghadapi nasibku

tin tin

kurasa jemputanku sudah datang kuberdiri dan berlari kecil lau masuk kedalam mobil
  '' maaf lama '' kata supir itu
'' tak apa paman '' kataku menarih tasku kum engok kesamping dan betapa terkejutnya aku kurasa ia paman cho tapi dia bukan paman cho melainkan pemuda tampan
  '' aku jeon jungkook imnida '' kata supir itu
'' kau baru '' kata nada terkejut
  '' iya nona aku baru bekerja disini menggantikan paman cho ''
'' kemana paman cho ?''
  '' dia pulang kampung '' kata jungkook tanpa menoleh kearah nada
perbincangan singkat lalu mereka kembali terdiam satu sama lain nada asik memainkan handphonenya dan jungkook yang serius dalam menyetir

  '' terima kasih '' kata nada setelah itu ia masuk kedalam rumahnya
jungkook tersenyum handphonenya berdering tanda ada pesan masuk
  '' kamu dimana ? Kenapa tak masuk sekolah  '' satu pesan dari seokjin terkirim diponsel jungkook
jungkook mengetik cepat diponsel canggihnya    '' maaf hyung aku baik-baik saja tak usah mengkhawatirkanku  '' jungkook memencet send dan ia bersandar disandaran mobil sesekali ia memijit pelipisnya merasa sudah baikan ia kembali kekantor

nada tersenyum bahagia entah apa yang ada dipikirannya semenjak tadi ia masuk kerumah senyumannya tak pernah luput dari bibirnya        '' nona kenapa sedari tadi bibi lihat sangat bahagia '' tanya bibi
nada menangkupkan tanganya didagunya dan terkekeh kecil melihat betapa gilanya dia
  '' aku tak tau tapi dia sudah mengisi ruang hatiku '' kata nada tersenyum malu
  '' wah~ nona lagi jatuh cinta ya '' goda bibi
'' ah bibi sudahlah aku mau kekamar dulu '' kata nada meninggalkan bibi yang tersenyum menggoda

nada membantingkan tubuhnya diranjangnya      '' aku jadi ingin cepat-cepat besok mungkin jika aku tidur waktu akan cepat pagi '' gumam nada memejamkan matanya lalu tertidur

pagi menjelang dan membangunkan seorang gadis yang tengah berada diatas kasur empuknya gadis itu terus saja menggelinjang karena mentari pagi yang mengusiknya
   '' eungh '' lenguhnya
tok tok
  '' non bangun '' ucap bibi mengketok-ketok pintu
  '' iya sudah bangun kok '' ucap nada dan bangun melangkah kekamar mandi
gadis berusia genap 14 tahun itu memakai seragamnya dan pergi keluar kemeja makan      '' selamat pagi ayah '' kata nada mengecup singkat pipi kiri ayahnya
  '' selamat pagi sayang '' balas ayahnya
'' oh iya ayah nanti aku akan diantar oleh siapa ?'' tanya nada seperti remaja 14 tahun pada umumnya
  '' sepertinya sama supir baru itu karena ayah tidak bisa mengantarmu besok ayah akan dinas kesingapura selama seminggu jadi mungkin kau diantar sama supir baru itu '' kata ayah nada memakan makananya
dulunya jika nada mendengar ini nada selalu mendengus kesal tapi ini sebaliknya nada nampak bahagia
   '' tidak apa-apa kok aku mengerti pekerjaan ayah '' kata nada tersenyum manis
  '' aku pergi dulu ayah '' kata nada lalu pergi   '' hem dasar bocah '' gumam ayahnya

'' hai~ apa kamu akan mengantarku ?'' tanya nada pada jungkook
  '' iya ayo naik ''
nada mengangguk dan memilih duduk dibelakang takut jantungnya akan rontok
  '' kenapa kamu duduk dibelakang ?'' tanya jungkook heran
  '' aku takut terkena serangan jantung  '' kata nada dengan polosnya
jungkook yang mendengar itu hanya terkekeh baru ini dia mendengar kata-kata polos seperti itu
  '' kau termakan omonganmu sendiri dasar bodoh '' batin nada merutuki kebisaan polosnya

  '' terima kasih '' kata nada dan berjalan masuk ke sekolahnya
jungkook tersenyum lalu memegang dadanya yang selalu berdetak hebat
  '' kenapa ini ?'' gumam jungkook

seorang gadis berusia 14 tahun itu berjalan santai dikoridor sekolahnya sesekali ia bersenandung senang
  '' good morning guys~'' kata nada setelah sampai dikelas IX F
mereka menatap nada dengan cengo tak biasanya seorang nada menyapa teman-temannya
  '' good morning to '' jawab teman sebangku nada jihyo
  '' kamu kenapa ?'' tanya jihyo heran
'' kenapa ? Apa ada yang salah '' tanya nada
  '' ani hanya saja kamu berbeda hari ini ''
'' apa aku tak boleh menyapa teman-temanku hem ?'' kata nada melirik sekilas manik mata seorang jihyo
  '' boleh sih kamu sangat mudah sekali ditebak apa kamu sedang jatuh cinta ?''
  '' aish aku kan hanya ingin menyapa teman-temanku kamu ini kenapa sih ?''
nada mengerucutkan bibirnya kesal
sementara jihyo mendengus kesal

kring kring

bel telah berbunyi dan semua masuk kekelas masing-masing

~*~*~*~*~

'' nada apa hari ini kamu mau belajar  bersama kita ?'' tawar sora
  '' ani aku akan belajar sendiri saja terima kasih ya tawarannya '' kata nada dan memasukkan barang-barangnya kedalam tas  '' sepertinya aku akan mati ''
  '' kau masih hidup hyo '' gurau nada
'' ish nada aku kan hanya bercanda '' kesal jihyo
  '' ya sudah aku duluan ya sudah dijemput '' kata nada pergi keluar kelas

nada melihat mobil jemputannya sudah datang dan ia berlari kecil kesana sesekali membenarkan rambutnya
  '' menunggu lama ?''
'' ani aku baru saja '' kata jungkook
nada terkejut jungkook memakai seragam sekolah SMA
  '' kalau mau bertanya bertanya saja ?'' ucap jungkook seakan tau isi pikiran nada
  '' ah aku hanya ingin tanya kau masih sekolah ''
  '' iya aku masih sekolah '' kata jungkook fokus dengan menyetirnya
  '' kalau boleh tau kamu kelas berapa ?'' tanya nada hati-hati
  '' aku SMA kelas 2 '' katanya tersenyum manis
'' aa dia tua dariku tapi kenapa dia tampan '' batin nada
  '' pasti kamu berpikir kenapa aku tampan ''
'' PD sekali '' cibir nada
  '' haha usiaku 17 tahun aku tampan itu karena takdirku seperti itu '' kata jungkook
  '' haha iya '' kata nada
'' eum apa aku bisa memanggilmu dengan sebutan oppa '' kata nada ragu
  '' tak apa karena aku tua darimu 3 tahun ''
'' haha iya oppa benar '' kata nada
  '' bisakah kita berhenti ditoko itu aku melihat disana menjual banyak sekali souvenir '' kata nada menunjuk toko yang ia maksud
  '' boleh '' jungkook menepikan mobilnya diparkiran dan membuka pintu mobil untuk nada
  '' terima kasih ''
'' sama-sama ''
mereka berjalan berdampingan nada melihat orang yang ada disana memandangnya bingung entah apa yang ia bingungkan nada pun tak tau dan ia juga tak mau tau
karena orang yang sangat padat jungkook langsung menggandeng tangan nada yang digandeng terkejut baru ini ia berpegangan dengan pria selain ayahnya
  '' disini banyak orang aku takut kamu terpencar '' bisik jungkook
    nada yang mendengar itu tersenyum manis dan dapat ia rasakan jantungnya seakan melompat-lompat tak karuan
  '' oh god! kook kau mau buat aku serangan jantung '' batin nada teriak
nada dan jungkook masuk kedalam toko souvenir itu dan nada langsung masuk kestand penjepit rambut disana bentuknya sangat lucu-lucu
  '' wah~ lucunya rasanya ingin memiliki semuanya '' mata nada lansung berbinar menatap jepit rambut sangat menggemaskan    '' oppa apa aku pantas memakainya '' ucap nada seraya mencocokkanya dengan rambutnya
   '' kamu sangat cantik '' puji jungkook
'' benarkah kalau begitu aku akan mengambil yang ini '' kata nada
  '' ayo kita kesana '' nada menarik jungkook kestand sebelah yang menjual boneka mini yang lucu
jungkook pun merasa pasrah dia akan ditarik kesana kesini
  '' coba lihat smp sma haha lucu ya '' kata seseorang yang berada disebelah nada
nada yang mendengar itu langsung tak enak hati pada jungkook
  '' coba lihat yang ini sangat menggemaskan '' ucap jungkook mengalihkan pembicaraan
nada tersadar dari lamunannya dan kemudian menggelengkan kepalanya
  '' iya benar ini sangat menggemaskan oppa pintar sekali memilihnya '' ucap nada tersenyum paksa

nada dan jungkook mengunjungi nami island yang sangat indah dan mereka duduk dibangku tersebut dan tak jarang pula banyak pasangan-pasangan yang berduaan disini ataupun menghabiskan waktu bersama
mereka duduk dalam diam sesekali  jungkook melirik nada sekilas
  '' aduh jantungku '' batin nada
'' eum nada apa aku boleh bertanya sesuatu padamu ?'' tanya jungkook
  '' bertanya apa ? '' jawab nada
'' apa setiap kamu dekat aku jantungmu seakan mau mau copot '' tanya jungkook
  '' i iya ak aku juga tak tau kenapa tapi setiap aku dekat dengan oppa hati ini akan selalu berbunga-bunga tapi setiap oppa jauh dariku aku selalu ingin bertemu denganmu '' jawab nada dengan polosnya
jungkook hampir saja ingin mengeluarkan isi perutnya saat itu juga ketika mendengar ucapan nada yang begitu polos
  '' apa kamu suka padaku ?'' tanya jungkook lagi
  '' aku tak tau tapi seperti yang kukatakan tadi aku bingung ''
'' dasar remaja labil '' batin jungkook
  '' tapi kalau aku tak suka padamu '' kata jungkook
nada memegang ujung roknya yang mulai lusuh
  '' tak apa aku maklumi itu '' kata nada
  '' maaf aku belum bisa membalas perasaanmu tapi mungkin seiring berjalannya waktu mungkin aku bisa '' kata jungkook membuat hati nada terasa sakit
  '' iya '' lirih nada
refleks jungkook langsung memeluk nada didalam sana nada bergetar hatinya seakan sakit jungkook yang tau itu semakin mengeratkan pelukannya

one months later...

seorang gadis menatap takut untuk melihat hasil ujiannya
     '' seperti biasa juara 1 kali ini didapatkan oleh lee nada '' suara riuh tepuk tangan menggema dikelas bernuansa yang tadinya diam sekarang menjadi ribut
   '' wauw selamat nada kau memang terbaik '' kata jihyo
nada tersenyum manis

'' kau harus mentraktir kita '' kata hayoung
   '' mungkin besok karena hari ini aku harus menjemput ayahku di canada ''
 '' tak apa baiklah hati-hati dijalan '' kata gain
nada menatap luar jendela mobilnya dengan bosan sudah sebulan belakangan ini jungkook memutuskan berhenti dari pekerjaanya
   '' paman bisakah aku pergi ketaman itu ''
'' baiklah tapi jangan terlalu lama karena nona akan menjjemput tuan dibandara '' kata paman cho
   '' iya aku tak lama kok hanya sebentar tapi bisakah paman meninggalkanku aku akan naik taksi '' kata nada memelas
   '' tapi non baiklah tapi nona jangan lupa ''
'' iya paman '' ucap nada dan membuka pintu lalu pergi ketaman tersebut

disinilah nada masih ingat akan jungkook berkata padanya tapi apa daya jungkook berhenti dan tak mengucapkan sepatah katapun pada nada
  '' aku merindukanmu '' gumam nada tak terasa air matanya mentes perlahan
  '' kenapa kau menginggalkanku '' gumam nada lagi
  '' aku tak meninggalkanmu ''kata seseorang membuat nada menghapus jejak air matanya   nada terkejut melihat seseorang yang ia tunggu-tunggu
  '' jungkook '' lirih nada pelan
jungkook mengambil tempat duduk disebelah nada
  '' maaf '' kata jungkook pelan
'' untuk apa '' ketus nada
  '' aku tau aku salah maka dari itu aku minta maaf ''
'' kau meninggalkanku selama sebulan dan tak ada kabar lalu kau datang dengan tiba-tiba kau seperti jelangkung saja '' kata nada tanpa menoleh sedikitpun kearah jungkook
  '' itu karena aku ada alasan ''
'' apa ?'' tanya nada datar
  '' alasanku karena aku pergi kerumah ibuku karena dia meninggal seminggu yang lalu aku terpaksa meninggalkanmu ''
nada tersentak kemudian dia menatap iba jungkook
   '' maaf jungkook aku tak bermaksud mengungkitnya lagi '' kata nada merasa bersalah
  '' seharusnya aku yang meminta maaf padamu ''
nada tersenyum manis
  '' kau sama seperti dulu suka tersenyum dan labil '' kata jungkook menyubit pipi chubby nada
  '' aw sakit oh god ! Aku lupa hari ini aku akan menjemput ayah dibandara '' kata nada melihat arloji dan menatap jungkook
  '' biar aku antar ayo '' kata jungkook menarik pergelangan tangan nada
  '' ayo naik '' suruh jungkook
'' hem '' gumam nada dan naik motor matic jungkook
 
one years latter...

Nada menunggu seseorang ditaman yang sangat romantis dengan pohon-pohon maple yang berterusan gugur

  '' menunggu lama ?'' tanya jungkook
'' ani aku baru saja datang oh ya ada apa ?'' tanya nada
  '' tidak aku hanya ingin mengajakmu kesini saja ayo duduk disitu '' tunjuk jungkook pada sebuah bangku yang terletak di dekat pohon yang sangat rindang

   '' apa tawaranmu masih berlaku ?'' tanya jungkook
   '' apa ?'' tanya nada denag polosnya membuat jungkook gemas
'' kau menyukaiku ?''
nada mengangguk malu
  '' aku bukan pria yang romantis jadi aku akan langsung saja '' ucap jungkook
jungkook mengeluarkan sekotak kecil dari saku jaketnya dan membukanya dengan sangat amat perlahan
   '' wah~ yeoppeo '' kata nada dengan mata berkaca-kaca
  '' will you my girlfriend '' kata jungkook
nada menutup mulutnya dengan kedua tanganya tak menyangka jungkook akan seperti ini
nada mengangguk dan itu sudah cukup membuat jungkook tersenyum mereka saling berpelukan dan tersenyum bahagia

END

jangan lupa RCL nya walaupun next itu sangat membantu gomawo yang sudah mau baca ff abal-abal ini kalo alurnya kecepatan maafkan saya karena setiap manusia tidak ada yang sempurna sekian dari terima jungkook * bow